ARTI KESENDIRIAN
Sebutir air ikut mengucur dari sebuah slang air di tangan
seorang tukang kebun. Ia merasa dirinya seperti kekuatan raksasa yang mampu
mematahkan ranting ringkih dan dedaunan kering di kebun yang gersang,karena
musim kemarau yang sangat panjang.
Tetapi, setelah slang itu terserak kembali sendiri dan
menempel di sehelai daun mawar yang masih menghijau. Sebutir air itu menjadi
oase kecil yang amat cantik di mata seorang pelukis yang sedang memindahkan
keindahan mawar itu ke atas kanvasnya yang dipesan oleh istana untuk dihadiahkan
kepada tamu Negara dan butir air itu pun terpindahkan gambarnya menjadi puncak
pesona di dalam sebuah lukisan yang membuat semua orang takjub kepada
kemolekannya.
Sampai akhirnya, tetesan air itu merasa dirinya melayang-layang
oleh bahagia. Karena meskipun hanya setetes dan tidak lagi terkumpul sebagai
sebuah kekuatan ia masih bisa memberikan arti.Lalu,butir air itu berpikir bahwa
seandainya ia tidak terpercik sendirian ke atas dedaunan, tetapi tetap
berkumpul dalam sebuah kungangan air, ia mungkin hanya menjadi tempat tetas
nyamuk berdarah. Jadi, alhamdulillah kesendirian punya arti yang tak kecil bila
disyukuri.
suara Mpa
=======================================================================
BEDA ANTARA SUKA, CINTA DAN
SAYANG
Dihadapan orang yang
kau cintai,
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang
kau sukai,
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
musim dingin tetap saja musim dingin hanya
suasananya lebih indah sedikit
Dihadapan orang yang kau cintai,
jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang
kau sukai,
kau hanya merasa senang dan gembira saja
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau cintai, matamu berkaca-kaca
kau hanya merasa senang dan gembira saja
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang
kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau
melihat kepada mata orang yang
kau sukai, engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
kau sukai, engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kau cintai,
kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang
kau sukai,
kata kata hanya keluar dari pikiran saja
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut menangis disisinya
kata kata hanya keluar dari pikiran saja
Jika orang yang kau cintai menangis,
engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau
sukai menangis,
engkau hanya menghibur saja
engkau hanya menghibur saja
Perasaan cinta itu
dimulai dari mata, sedangkan
rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang,
cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba
menutup matamu dari
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.
orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi
tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam
jarak waktu yang cukup lama.
"Tetapi selain
rasa suka dan rasa cinta... ada
perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang.... rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah berubah.
perasaan yang lebih mendalam.
Yaitu rasa sayang.... rasa yang tidak hilang
secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah berubah.
Perasaan yang dapat
membuat mu berkorban untuk orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta ingin memiliki.
Tetapi Sayang hanya ingin
melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan."
melihat orang yang disayanginya bahagia..
walaupun harus kehilangan."
suara Mpa
======================================================================
Antara Malam Dan Pagi
Wahai
kekasih…..
Kala
mentari tenggelam
Rembulan
ganti bertahta
Sunyi
senyap yang kembali menyapa
Di
susupi bayang-bayang dirimu
Adakah
engkau mengerti hatiku?
Wahai
kekasih…..
Meski
bayang-bayangmu enggan berpaling
Dari
pelupuk mata ini,
Namun…..
Wujudmu
jualah yang kunanti
Temani
kesendirianku
Membelah
malam
Menyingkap
tabir esok nan cerah
Wahai
kekasih…..
Kubutuh
kepastianmu dalam
Dinginnya
malam
Yang
remukkan tulang kehidupanku
Wahai
kekasih…..
Meski
fajar telah terlukis di ufuk barat
Aku
tetap setia menunggu
Suntuk-lantuk
penuh cemas
Jawab apakah kau gerangan
Selagi malam dan pagi masih terus berganti
suara Mpa
=========================================================================
CINTAMU
Ketidakberdayaan apa ini ?
Pikiranku terpaku, langkahku terpatri
Deret nafasku menopang nyeri
Sungguh, aku tak mengerti
Pikiranku terpaku, langkahku terpatri
Deret nafasku menopang nyeri
Sungguh, aku tak mengerti
Aku duduk di sebuah persimpangan di negeri yang koyak
Melamun diantara kebisingan yang pekak
Mencoba merongrong siang yang berarak
Karena malam telah kehabisan sendu yang bercorak
Sungguh, isi jiwaku tetap tak mengerti
Melamun diantara kebisingan yang pekak
Mencoba merongrong siang yang berarak
Karena malam telah kehabisan sendu yang bercorak
Sungguh, isi jiwaku tetap tak mengerti
Siang itu, hujan jatuh layaknya barisan yang berderu
Mencari celah diantara awan pekat yang bergurau
Menghindar dari kutukan yang sebenarnya adalah kabut kebenaran yang tak tersentuh
Tapi aku berusaha tegak
Mencari celah diantara awan pekat yang bergurau
Menghindar dari kutukan yang sebenarnya adalah kabut kebenaran yang tak tersentuh
Tapi aku berusaha tegak
Aku yang congkak dengan keterbatasanku yang cekak
Aku yang menangis, memohon parau ngilu yang sesak
Aku yang termenung di persimpangan menyayangkan jarak
Mencoba membawa jasad dan jiwa yang pedih untuk dituntun
Aku yang menangis, memohon parau ngilu yang sesak
Aku yang termenung di persimpangan menyayangkan jarak
Mencoba membawa jasad dan jiwa yang pedih untuk dituntun
Tetap menuntun
Tetap menanti
Masih menunggu
Menunggu cinta-Mu dan cintamu
Hhhh...........
Tetap menanti
Masih menunggu
Menunggu cinta-Mu dan cintamu
Hhhh...........
Seluruh pikirku masih tak memahami
Aku merajuk pada-Mu dan padamu
Dalam diamku masih terdapat harap untuk-Mu dan untukmu
Aku meminta pada-Mu dan padamu
Jangan padamkan rasa akan-Mu dan akanmu
Aku merajuk pada-Mu dan padamu
Dalam diamku masih terdapat harap untuk-Mu dan untukmu
Aku meminta pada-Mu dan padamu
Jangan padamkan rasa akan-Mu dan akanmu
Aku bersungguh di dekat-Mu dan dekatmu
Bahwa, aku sujud dalam sungguh-Mu
Dan merengek pada kepuraan darimu
Pada alamku masih belum juga mengilhami
Dalam selongsong yang kosong ini
Bahwa, aku sujud dalam sungguh-Mu
Dan merengek pada kepuraan darimu
Pada alamku masih belum juga mengilhami
Dalam selongsong yang kosong ini
Pertama mendamba kasih-Mu
kedua mengharap hadirmu
Kalau bisa kukatakan
Dalam dekat akan-Mu menenangkanku
Dalam jarak akanmu menggelisahkanku
kedua mengharap hadirmu
Kalau bisa kukatakan
Dalam dekat akan-Mu menenangkanku
Dalam jarak akanmu menggelisahkanku
Bila pertemuan dengan-Mu dan denganmu
Menjadi obat tidur pada malam yang mencekam suaraku
Basuhlah aku dengan kasih-Mu
Dan jumpa denganmu
Walaupun aku hanya termenung dalam menenung benangnya dalam tempurung
Menjadi obat tidur pada malam yang mencekam suaraku
Basuhlah aku dengan kasih-Mu
Dan jumpa denganmu
Walaupun aku hanya termenung dalam menenung benangnya dalam tempurung
Aku
tetap menuntun
Tetap menanti
Masih menunggu
Menunggu cinta-Mu dan cintamu
Tetap menanti
Masih menunggu
Menunggu cinta-Mu dan cintamu
suara Mpa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar